Ahad, Oktober 04, 2009

36/2K9

SEMENTARA MENANTI WAKTU

meniti jambatan rapuh ini
atur langkah waspada
jeram yang menanti terlalu dalam
batu-batu tersedia
menghancurkan jasad.

menyelak daun-daun kering
antara banir dan akar pohon
lembab bumi mengepal tanah
semaraklah perjanjian
perjalanan ini di landasan lurus.

esok, kita pancang khemah
di dataran ini
buat peneduh pancaran
sementara menanti waktu
teduh dan redup.

Zaidin Abadi
Pinggiran Bayu Perdana
4 Oktober 2009


_______________________________________
Semua karya adalah hakcipta terpelihara. Tidak dibenarkan mengambil atau menyalin mana-mana karya tanpa mendapat izin terlebih dahulu.
_______________________________________

1 ulasan:

  1. salam...
    maka laui jambatan itu dengan ilmu, iman dan amal agar bilamana jambatan itu terputus ketika kita berjalan di atasnya, kita akan pergi dengan penuh redha dan bahagia kerana kita cukup sedia menemuiNya.

    BalasPadam